Selasa, 26 Oktober 2010

| 0 komentar


 Berikut ini jenis-jenis mainboard atau motherboard yang dikeluarkan intel berdasarkan series.
Extreme Series 
DEKTOP BOARD
INTEL EXTREME CHIPSET
SOCKET
FORM FACTOR
DX5850
DP45SG
D5400XS
DX48BT2
X58 Express Chipset

P45 Exprss Chipset5400 Express Chipset
X48 Express Chipset
LGA1366
LGA775
LGA771
LGA775
ATX
ATX
eATX
ATX


Media Series
DEKTOP BOARD
INTEL EXTREME CHIPSET
SOCKET
FORM FACTOR
DG45FC
DG45ID
DP35DP
G45 Express Chipset

G45 Exprss Chipset P35 Express Chipset
LGA775
LGA775
LGA775
mini-ITX
micro-ATX
ATX

Power Supply

Minggu, 17 Oktober 2010

| 0 komentar

                Cara  Menguji POWER SUPPLY


Untuk menguji power supply kita masih berfungsi dengan baik yang harus diperhatikan adalah hal sbb :
  • Apakah kabel daya sudah terpasang ke listrik dengan baik ?
  • Apakah outlet listrik yang kita gunakan hidup ?
  • Apakah tegangan listrik yang digunakan sudah benar sesuai dengan PSU ? Yang harus kita perhatikan bahwa tegangan listrik untuk daerah indonesia menggunakan 220 Volt, apakah PSU juga mendukung tegangan yang benar ?
  • Pastikan semua kabel power terpasang dengan benar ke Motherboard, Panel Indikator, dan ke Hardware lainnya.
Nah jika hal diatas sudah diperhatikan, kita bisa memastikan seharusnya tidak ada permasalahan dengan PSU. Jika power supply masih mengalami kendala, coba dilepas PSU dari motherboard. Berarti kita akan menguji PSU dengan cara manual.

From Factor Pada HardDisk

| 0 komentar
 From Factor HardDisk
Kebanyakan hard disk dirancang untuk dipasang di bagian dalam PC, dan diproduksi di salah satu dari selusin atau lebih standar ukuran dan bentuk. Standar ini disebut faktor bentuk hard disk dan merujuk terutama untuk dimensi eksternal. Alasan untuk standardisasi pada faktor bentuk adalah kompatibilitas. Tanpa standar-standar ini, hard disk harus custom-made untuk menyesuaikan PC yang berbeda. Dengan menyetujui standar bentuk dan ukuran untuk hard disk - serta antarmuka standar tentu saja - adalah mungkin untuk salah satu dari ribuan pembuat PC untuk membeli unit dari produsen hard disk dan tahu bahwa tidak akan ada masalah dengan cocok atau bentuk selama instalasi.
Selama hidup PC hanya ada beberapa faktor disk beberapa bentuk yang berbeda keras. Sejak mengubah standar form factor membutuhkan koordinasi dari pembuat komponen lainnya (seperti kasus pembuat sistem) ada resistensi dalam industri untuk mengubah ukuran standar kecuali ada alasan kuat untuk melakukannya. (Sebagai contoh, ketika laptop PC menjadi populer baru, drive kecil diciptakan untuk menghemat ruang dan kekuasaan, tujuan penting dalam dunia komputasi mobile.)
Formulir faktor umumnya dijelaskan oleh metrik tunggal. Misalnya, faktor bentuk yang paling umum saat ini adalah "3.5-inch" dan "2.5-inch". Angka-angka ini umumnya mengacu pada lebar drive, tetapi mereka dapat menjadi samar-samar dan menyesatkan (bagus, ya:? ^)) Mereka biasanya dipilih karena alasan sejarah dan dalam biasanya didasarkan pada baik ukuran sepiring drive yang menggunakan faktor bentuk, atau lebar drive menggunakan bahwa faktor bentuk. Jelas satu nomor tidak dapat mewakili kedua, dan dalam beberapa kasus, tidak mewakili! Sebagai contoh, 3.5 "hard disk umumnya 4" lebar dan menggunakan 3,74 "platters:. ^) (Nama dalam kasus ini berasal dari fakta bahwa drive masuk dalam ruang yang sama sebagai 3.5"! Floppy disk drive) Jauh lebih banyak tentang hubungan antara faktor bentuk dan piring-piring dapat ditemukan dalam pembahasan ukuran piring di bagian media. Anda juga akan menemukan ada penjelasan rinci tentang kecenderungan piring-piring yang lebih kecil di hard disk modern.











Kelima faktor bentuk yang paling populer internal hard disk PC.Searah jarum jam dari kiri: 5.25 ", 3.5", 2.5 ", PC Card dan CompactFlash. 
Bagian ini saya memeriksa faktor-faktor bentuk utama yang telah digunakan untuk internal hard drive di PC. Ini termasuk rincian pada dimensi faktor bentuk, terutama terkait dengan ketinggian yang berbeda masing-masing. (Faktor bentuk Kebanyakan sebenarnya keluarga faktor bentuk, dengan drive yang berbeda yang bervariasi dalam dimensi tinggi). Selain faktor bentuk standar drive internal, saya secara singkat membahas drive eksternal dan juga nampan removable drive, yang merupakan semacam "hybrid" dari desain internal dan eksternal. 

Eksternal Command

Minggu, 03 Oktober 2010

| 1 komentar

PERINTAH DOS EKSTERNAL COMMAND

CHKDSK
( Berfungsi untuk melihat kondisi media penyimpanan yang kita pakai )
Rumus : CHKDSK [ drive : ]
Jika kita menjalankan program ini, akan ditampilkan antara lain kemampuan kapasitas penyimpanan media tersebut, jumlah file yang ada, jumlah area yang masih kosong dan volume. Jika terdapat partisi / track disket yang rusak (biasanya disebut found lost chain), informasi tersebut juga ditampilkan. Untuk melakukan perbaikan, Anda ulangi CHKDSK diatas namun kali ini tambahkan dengan syntax /F ( atau Fixed ). Kemudian akan muncul pesan : Convert lost chain to file ( Y / N ) maka jawablah Y. Ini dimaksudkan agar program ini menyimpan data yang berada pada partisi / track yang rusak ke dalam sebuah atau beberapa file (namanya FILE0001.CHK dst.) dan diletakkan pada partisi / track yang baik, sehingga Anda dapat mengakses data tersebut.
Informasi yang ditampilkan CHKDSK pada paragraf pertama adalah yang paling penting Anda perhatikan, dengan urutan-urutannya sebagai berikut :
• Baris ke-1 : total daya tampung disket atau Hard disk
• Baris ke-2 : jumlah files yang disembunyikan (jika ada)
• Baris ke-3 : jumlah direktori yang ada
• Baris ke-4 : jumlah file yang ada
• Baris ke-5 : jumlah byte yang rusak (bad sector) jika ditemukan ada
• Baris ke-6 : jumlah byte tersisa yang bisa dipakai.
Apabila baris ke-2 dan ke-5 tidak ditemukan, maka jumlah barisnya hanya ada 4.
Mulai pada versi DOS 6, Microsoft membeli lisensi salah satu utiliti  dan merubah namanya menjadi SCANDISK, walau tetapÒdari PC-Tools menyediakan CHKDSK. Perbedaan dengan CHKDSK ialah proses pengecekkan ditampilkan pada layar monitor dan pada akhir pemakaian, SCANDISK akan memberitahukan kepada Anda hasil pemeriksaannya dalam data statistik yang berisi kondisi fisik disket atau hard disk Anda (misalnya, apakah ditemukan kerusakan atau tidak, kemudian nama file yang dideteksi rusak dan yang berhasil diperbaiki).
DISKCOPY
( Menyalin seluruh isi disket sama persis ke disket lainnya )
Rumus : Diskcopy [ drive sumber ] [ drive tujuan ]
Contoh : Diskcopy A : B :
Setelah itu akan muncul pesan seperti berikut ini :
Insert SOURCE diskette in drive A : (artinya masukkan disket sumber di drive A)
Insert TARGET diskette in drive B : (artinya masukkan disket target di drive B)
Press anykey when ready ... (artinya tekan sembarang tombol untuk melanjutkan)
Jika proses pengcopyan disket berjalan dengan lancar, akan muncul pesan :
Copy Complete.
Copy another disk ? ( Y / N ) ?
Maka yang harus Anda lakukan adalah :
• tekan Y agar program mengulang kembali proses seperti diatas
• tekan N untuk mengakhiri perintah DISKCOPY dan Anda akan kembali ke DOS prompt .
Yang harus diingat ialah program ini hanya berlaku untuk disket dengan kapasitas dan ukuran media yang sama pula. Program tidak berfungsi untuk jenis media penyimpanan lainnya selain disket (misalnya hard disk, tape back-up, data catridge, CD-ROM dsb ).
Peringatan :
Ada sedikit kekurangan dari program ini, yaitu apabila pada disket target/sasaran terdapat sector yang rusak, DOS tidak akan Òmemberitahukannya kepada Anda (kecuali jika Anda menggunakan MS-DOS versi 6 ke atas).
FORMAT
( Berfungsi untuk membuat track pada suatu media penyimpanan agar
media tersebut dapat difungsikan / dipakai ) .
Rumus : FORMAT [ drive : ] [ /S ] [ /V ] [ /Q ] [ /U ] [ /4 ]
/S menyertakan sistem operasi DOS pada media yang diformat
/V menuliskan nama label volume dari media yang diformat
/Q format akan dilaksanakan lebih cepat ( Quick format )
/U dengan menyertakan syntax ini, saving image diabaikan.
/4 format disket 5,25" 360 KB pada drive 5,25" 1,2 MB.
Contoh penggunaan :
• FORMAT A : memformat disket yang terdapat di drive A
• FORMAT A : /S memformat disket pada drive A berikut sistem operasinya
Latihan :
Silahkan masukkan disket Anda pada drive A. Kemudian ketik FORMAT dan tekan Enter.
Setelah program format dibaca, maka akan muncul pesan seperti di bawah ini :
Insert new diskette for drive A :
Press Enter when ready .....
artinya program menunggu sampai kita meletakkan media disket pada drive A untuk pelaksanaan program, kemudian diikuti dengan menekan Enter untuk menjalankan program Format. Setelah itu akan muncul tampilan proses format seperti dibawah ini :
• Head 0, Cylinder 1 ...... dst ( jika menggunakan MS-DOS versi 3.30 )
Proses akan selesai jika telah mencapai silender ke-79.
• 1 percent complete ...... dst ( jika menggunakan MS-DOS versi 4.0 ke atas )
Proses akan selesai jika telah mencapai angka 99 persen.
Proses tersebut menandakan bahwa program Format sedang bekerja membuat track pada disket Anda. Perlu Anda ketahui bahwa mulai MS-DOS versi 5 ke atas, DOS akan membuat image file yang dapat digunakan untuk mengembalikan kondisi disket seperti kondisi disket sebelum diformat (Caranya yaitu dengan menjalankan perintah UNFORMAT). Namun jika Anda tidak ingin membuat image file, sertakan syntax /U pada perintah Format).
Tunggu hingga pelaksanaan Format disket selesai. Jika proses format telah selesai maka akan ditampilkan pesan : Format completed.
Setelah itu Anda akan diminta untuk mengisikan nama (volume) untuk disket Anda (paling banyak 11 karakter dan tidak boleh ada tanda baca seperti titik atau koma). Setelah menekan Enter ditampilkan data statistik yang menginformasikan kapasitas isi disket, jumlah byte yang digunakan untuk sistem DOS (jika anda memformat disket dengan syntax /S), dan jumlah byte yang rusak (bad sector) - jika ada !
Pada baris paling akhir muncul pesan :
Format another ? ( Y / N )
yang artinya program menanyakan, apakah proses format ingin diulang kembali atau tidak. Jika Ya, tekan huruf Y lalu ulangi prosedur yang sama seperti diatas. Jika tidak , tekan huruf N maka penggunaan program FORMAT akan diakhiri dan Anda kembali ke DOS prompt.
Sebaliknya jika disket Anda tidak bisa diformat, DOS akan menampilkan pesan :
Track 0 bad or disk unuseable. Format another ? ( Y / N )
LABEL
( Berfungsi untuk menampilkan label atau merubah nama label pada disk ).
Rumus : LABEL [ drive : ]
Contoh : Ketiklah LABEL A:\ (Enter) maka pada layar monitor akan muncul tampilan :
Volume in drive A is none
Volume Serial Number is 3F68-1AFF
Volume label (11 characters, ENTER for none) ?

Volume in drive A is none menandakan media pada drive A tidak memiliki label. Kecuali Anda pernah menuliskan nama disini pada perintah FORMAT, maka kata "none" akan diisi dengan nama Anda.
Volume Serial Number adalah serial angka yang diberikan oleh Komputer.
Volume label adalah baris dimana Anda menuliskan label nama dengan panjang maksimum 11 huruf, setelah itu tekan Enter. Penulisan nama label harus pada baris yang sama, sebab Anda tidak diperkenankan lagi menuliskan nama label setelah menekan Enter. Jika hal itu Anda lakukan, program justru menganggap Anda tidak mengisi nama label (No Label).
MOVE
( Berfungsi untuk memindahkan suatu file ke lokasi lain yang berbeda).
Rumus : MOVE [ drive-1: nama file] [ drive-2: nama file ]
Syntax : /Y maka tampilan konfirmasi tidak ditampilkan.
/-Y maka tampilan konfirmasi akan ditampilkan.

Mulai tersedia sejak versi MS-DOS 6.0. Berfungsi hanya untuk memindahkan file, berbeda dengan fungsi perintah COPY.
Contoh : MOVE LATIHAN.DOC A:\TUGAS.DOC
Memindahkan file LATIHAN.DOC ke drive A sekaligus mengganti namanya menjadi TUGAS.DOC
Program-program external command lainnya (namun tidak akan dibahas disini, mengingat keterbatasan halaman dan waktu pengajaran) antara lain ialah :
• DEFRAG.EXE
• GRAPHICS.COM
• QBASIC.COM
• ATTRIB.EXE
Pada umumnya gunakan [Nama perintah] /? untuk menampilkan bantuan penjelasan (help). Tampilan akan diberikan dalam bahasa Inggris. Contoh : COPY /? akan menampilkan penjelasan perintah COPY



Followers

Popular Posts

About Me

Foto saya
Aku Akan Belajar Dengan Serius

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.